Suatu hari hujan turun sangat deras, Vicra minta aku bacain doa melihat hujan & mendengar petir. Aku asli banget ga hafal itu doa. Untungnya ada buku kumpulan doa. Segera saja kubaca & kuhafal doa itu. "Mama belum hafal ya doanya ? Sama dong sama Kaka, " katanya. Aku mengangguk, dalam hati aku malu juga neh sama anak :) Lain waktu, dia minta aku bacain doa memakai pakaian & bercermin. Lagi-lagi aku ga hafal. Kembali aku baca & hafalkan doa itu.. Akhirnya karena sering diminta Vicra untuk baca doa-doa harian, aku jadi berusaha lebih banyak lagi belajar hal-hal lain dalam urusan beribadah..
Subhanallah, anak memang anugrah bagiku. Ia membuatku tersadar betapa selama ini aku sangat lalai akan hal-hal yang sudah seyogyanya aku harus lakukan. Aku seperti terpacu untuk terus belajar. Anak bagiku juga guru dalam melatih kesabaran. Terimakasih Nak, telah mengingatkan Mama.

0 komentar:
Poskan Komentar