Senin, 26 Oktober 2009

Ketika Saat Itu Datang

Teraduk semua rasa dalam dada, saat mendengar sang paman telah dipanggil oleh Nya. Duka teramat dalam menyentuh semua keluarga, terutama istri & anak-anaknya yang masih balita. Terucap kata " Innalilahi Wainnailaihi Rojiun..." Aku terhenyak dalam kedukaan itu, seolah tak percaya beliau pergi secepat itu dalam usia yang masih muda, 38 tahun... Pilihan terbaiknya memenuhi panggilan Nya, setelah berjuang melawan sakit yang diderita.

Subhanallah...beliau memang orang sholeh, menebar banyak kebaikan, hingga saat dipanggil pun Insya allah dalam keadaan khusnul khotimah saat menanti adzan subuh di hari Jumat ( 16 Oktober 2009) Y a Allah Ya Robb, semoga beliau diampuni segala kesalahannya, diterima amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, mendapat tempat mulia disisi Mu, dan yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan, ketabahan serta keikhlasan. Amin Ya Robbalallamin...

Ya... segala sesuatu yang terjadi kami yakini sesuai dengan ketentuan qadha dan qadar Nya. semoga kesedihan kami segera berlalu dengan mengingat takdir Mu ya Allah. Aku teringat dua bait syair dalam buku La Tahsan :

Ini adalah takdir maka celalah aku atau tinggalkan
semua takdir akan berjalan walau terhadap lubang jarum

Musibah itu membuat aku lebih mengingat Mu Ya Allah Ya Robb, bahwa saat maut menjemput ajal datang, tak kenal siapa pun dan dimana pun, kami akan menghadap Mu...tapi siapkah bekal ku untuk kesana ??

Kamis, 23 Juli 2009

Untung Aku Laki-laki, Jadi Bisa Bercita-cita !

Aku terpekik kaget, saat Vicra tiba-tiba berteriak ketika ku ajak ngobrol sepulang sekolah. Bukan karena suaranya tapi karena kata-kata teriakan itu... "Untung aku laki-laki, jadi bisa bercita - cita ! " Aku jelaskan kalo perempuan juga sama, bisa punya cita-cita, bisa kerja di luar rumah. Vicra balik nanya, "Tapi kok Mama kerjanya beres-beres mlulu....ga enak ah !" Aku jelaskan," Kalo dulu, mama juga kuliah, trus kerja di kantoran !! "Sekarang mama pilih kerja di rumah aja, mengurus anak-anak," aku kembali menjelaskan pada Vicra. "Tapi kalo kakak sama ade mau di rumah sama mba aja , mama bisa kerja lagi dong ! dengan suara agak tertahan . Serentak mereka bilang "gak mauuuuuu....!"

Walau sederhana, hal itu agak membuatku termenung juga. Mungkin bagi anak yang ibunya tidak bekerja di luar rumah, mereka punya kesan bahwa : perempuan ya di rumah, laki-laki yang bekerja. Terbersit sedikit rasa penyesalan, kenapa aku ga kerja lagi aja, biar mereka tahu bahwa perempuan juga mampu melakukan pekerjaan seperti laki-laki...dan PUNYA CITA - CITA!!!

Kejarlah Aku Kau "Kugocek"

Beberapa waktu lalu,my lovely husband,ngajak dinner di luar. So pasti kita pergi "satu paket" ( ayah, ibu & anak-anak...hehhehe). Karena bingung,akhirnya kita pilih makan di salah satu mall dekat rumah. Seperti biasa , kalau udah nyampe mall,anakku yang kecil, Hazel, senengnya minta ampun, dia suka berlari tak mau dipegang. Aku dan suami harus ektra tenaga & hati-hati menggenggam tangannya.

Ketika selesai makan malam,tangan Hazel aku pegang erat. Tiba di tempat parkir, pegangan terlepas tanpa sadar. Alhasil,Hazel berlari-lari dan aku spontan mengejarnya.Ehhhh...semakin kukejar, semakin kencang larinya. Suara sepatuku tak tik tok tak tik tok seperti menjadi genderang musik penyemangat Hazel untuk terus berlari dan tidak tertangkap olehku... Tenaganya luarrr biasa....dia bagaikan pemain bola yang lihai menggocek lawan ke kiri & ke kanan....

Sampai akhirnya aku mengerahkan semua sisa-sisa tenaga dan....I catch U !!! Hazel meronta sambil tertawa-tawa.... Kata suamiku, next time , jangan mengejarnya jika dia lari, cukup awasi karena ia akan menghampiri kembali. Kalau dikejar maka akan "digocek"...huahuehhauhueh.... (mungkin aku harus mengurangi kewas-wasan ku yha ??? )

Selasa, 16 Juni 2009

Blogging Peleceh Bangsa

Astagfirullah.... itu kata pertama yang keluar ketika kubaca sebuah blog (aku diberi tahu tentang blog tersebut dari satu komunitasku). Bagaimana tidak, isinya benar-benar melecehkan bangsa Indonesia, so naluri kebangsaanku terusik. Biarlah tak usah kusebut disini blog itu. Intinya aku tersinggung... tapi mudah-mudahan Allah SWT memaafkan pembuat blog itu, Dan yang terpenting semoga Allah SWT senantiasa melindungi bangsaku :

- terhindar dari segala keburukan
- tetap bersatu padu dalam perdamaian
- meningkatkan akhlak -akhlak para pemimipin bangsa dan rakyatnya
- mengampuni segala kekhilafan
- menjadikan generasi penerusnya lebih baik

semoga bangsaku menjadi bangsa yang " bermartabat " dalam akhlak
semoga bangsaku damai dan sejahtera
semoga dan semoga untuk segala kebaikan bagimu bangsaku, Indonesia tercinta ...

Senin, 15 Juni 2009

Cerita Sore

Seperti biasa, tiap sore jadwalnya anak-anak bersepeda dan main sore di luar rumah. Sementara aku menyapu halaman dan menyiran bunga dan rumput (xixixi.... banyakan rumputnya !) , sambil mengawasi mereka bermain. Aku mungkin tipe ibu yang terlalu khawatir sama anak-anak, jadi sebelum aku siap keluar rumah mereka kularang bermain di luar tanpa pengawasanku. Jika tiba main sore tepatnya jam 5 teng anak-anak berteriak "Maaa...main sore !!! Ketika kubuka pintu, serentak berteriak lebih keras "Hore...sepedahan..!!!

Vicra & Hazel menggowes sepeda nya dengan semangat sambil balapan. Alhasil aku kerap mengingatkan mereka untuk hati-hati. Hazel tiba-tiba berhenti bersepeda, ia tertarik dengan seekor anak kucing yang digendong temannya, Raffka. Kulihat Raffka mengajak Hazel bermain bersama anak kucing itu sambil duduk-duduk di pinggir jalan. Anak kucing itu pasrah, dielus, diangkat, upssss....dan ditarik-tarik ekornya. Aku menghampiri mereka sambil berkata, " Anak kucingnya disayang aja ya, jangan ditarik-tarik ekornya ! Kasian kan masih bayi..."
Sesaat mereka seperti menuruti perkataanku. Tak lama kemudian, Raffka mengambil dot berisi susu dan langsung diberikan pada anak kucing itu. Aku tersenyum. Ternyata mereka sayang juga sama kucingnya.

Tapi....tiba-tiba, si mbak memanggil Raffka... "Raffka, sini mana dot susunya ? Renji mau mimi susu !" teriak si mbak dari dalam rumah. Uuuupssss... ternyata itu dot adiknya yang masih berumur 3 bulan!!! Raffka pun tak kalah menyahut," Buat kucingku aja khan sama kaya Renji masih bayi !" Huaahhh... aku langsung kasih tahu si mbak nya kalau dot sudah dimiiin ke kucing.. Wualah...anak-anak salah tangkap perkataanku tadi....

Rabu, 29 April 2009

Donat Odading ???

Semalam aku santei banget, kerjaann rumah dah selesei tinggal nyuapin makan malem anak. Trus iseng- iseng aku buka-buka lemari, eh nemu juga tuh bahan-bahan buat bikin donut. Entah kesamber gledek dari mana, aku kepingin aja tuh ngolah ntu bahan. Alhasil dengan semangat 45 aku mulai melebur bahan2 donut itu.

Di tengah - tengah saat mengaduk adonan, aku berpikir, "kok nggak kalis2 yha ?" sambil meneruskan kerjaan itu. Tapi uuuppppssssss...ternyata aku salah masukin salah satu bahan tuh...!!! Telur aku cemplungin smuanya, mestinya kuning telur ajaaaa!!!! Wah gawat deh.. Dengan mereka-reka biar kalis, aku masukin tambahan terigu, mentega (kira2nya aku aja kekkekekk...)

Akhirnya aku berhasil mencetak adonan bulet2 deh kaya donut tapi ga bolong hahhahahah:)). satu jam kemudian, adonan ku mengembang !!! Horee...tapi hahhhhh ketika disentuh kempes lagi hihhiiiii... Ya suteralah....kugoreng juga donut-donatan itu.

My honey boney melahap juga donut ku itu. Tadi pagi sampe abis lima katanya.... (ga tau kepaksa biar aku ga bete ato bikin seneng aku aja xixiixix...) Donut - donut nasib mu jadi donut odading di tangannku :)

Minggu, 19 April 2009

Ultraman Gaia

Anak-anak lagi keranjingan nonton DVD Ultraman Gaia. Apalagi anakku yang paling kecil, Hazel. Sering sekali mengulang-ulang tontonan itu. Waktunya untuk mengobrak-obrik DVD lebih banyak dibanding kakaknya, Vicra. Pastinyalah, ketika kakaknya pergi sekolah, dia dengan bebas sendirian bolak-balik memencet tombol player.
Sedangkan aku, terkadang keasyikan dengan tugas pagi bersihin rumah. Padahal aku tau banget tuh anak ga boleh dibiarkan nonton sendiri & waktu nonton ga boleh lama-lama. Tapi....ya kalo lagi kepepet anaknya super zuper rewel 'n kerjaan lagi buanyakkk, terpaksa aku biarkan Hazel nonton sendirian... :( (kutuklah ku hiks hiks)

Saking senengnya sama si Ultraman Gaia pembela kebenaran itu, Hazel kerap meniru gaya si Ultraman kalo sedang memerang musuh, tangannya seolah-olah memegang pedang melawan musuh sambil berteriak "gaiaaaa...........!"

Suatu hari ketika main sore di luar rumah, ada 2 ekor anjing menghampiri Hazel sambil menggonggong. Hazel langsung menghalau anjing itu dengan gaya Ultraman sambil berteriak "gaia.....!" Alhasil si anjing bukannya takut malah semakin kencang menggonggongnya. Kini Hazel yang ketakutan. Dia berlari sambil menangis keras-keras !! Ternyata ga mempan tuh anjing dikasih jurus Ultraman Gaia.... !!

Sekarang kalo ada anjing menghampirinya dengan cepat dia memgang sapu lidi di halaman rumah sambil mengusirnya " huss.husss sana pergi !!!" meniru gayaku saat menolongnnya ketika digonggong anjing...:). Ga lagi tuh dia meniru Ultraman Gaia....