Teraduk semua rasa dalam dada, saat mendengar sang paman telah dipanggil oleh Nya. Duka teramat dalam menyentuh semua keluarga, terutama istri & anak-anaknya yang masih balita. Terucap kata " Innalilahi Wainnailaihi Rojiun..." Aku terhenyak dalam kedukaan itu, seolah tak percaya beliau pergi secepat itu dalam usia yang masih muda, 38 tahun... Pilihan terbaiknya memenuhi panggilan Nya, setelah berjuang melawan sakit yang diderita.
Subhanallah...beliau memang orang sholeh, menebar banyak kebaikan, hingga saat dipanggil pun Insya allah dalam keadaan khusnul khotimah saat menanti adzan subuh di hari Jumat ( 16 Oktober 2009) Y a Allah Ya Robb, semoga beliau diampuni segala kesalahannya, diterima amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, mendapat tempat mulia disisi Mu, dan yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan, ketabahan serta keikhlasan. Amin Ya Robbalallamin...
Ya... segala sesuatu yang terjadi kami yakini sesuai dengan ketentuan qadha dan qadar Nya. semoga kesedihan kami segera berlalu dengan mengingat takdir Mu ya Allah. Aku teringat dua bait syair dalam buku La Tahsan :
Ini adalah takdir maka celalah aku atau tinggalkan
semua takdir akan berjalan walau terhadap lubang jarum
Musibah itu membuat aku lebih mengingat Mu Ya Allah Ya Robb, bahwa saat maut menjemput ajal datang, tak kenal siapa pun dan dimana pun, kami akan menghadap Mu...tapi siapkah bekal ku untuk kesana ??
Apa Kata Safur Senduk ttg MLM..???
4 minggu yang lalu
